INFORMASI
SELAMAT BERKUNJUNG DI BLOG KATA-KATA BIJAK,JIKA ADA SARAN DARI ANDA MOHON SOLUSINYA TERIMA KASIH----DAN UNTUK MENGETAHUI INFO LOWONGAN KERJA DISILAHKAN KLIK DISINIDAN YANG UNTUK MENGETAHUI TENTANG SELEBRITI KLIK DISINI
SELAMAT BERKUNJUNG YA TEMAN2 KALAU ADA SARAN ANDA SILAHKAN COMMNENTNYA OK UNTUK INFORMASI LOWONGAN KERJA SILAHKAN KLIK DISINI
UNTUK SELEBRITI-INFORMASI CPNS

Saat kumenerima SMS dari kekasih...

Kok, senyum...senyum sendiri.....
itulah jika kita menerima sms yang membahagiakan hati.
apa lagi dari 'sang kekasih' (bagi yang belum nikah). biasanya kata-kata yang digunakan adalah:
"sayangku.....", "kasihku...", "kangen...",... atau kata kata lain yang sejenis....

Bahkan sms ini juga terkadang dilakukan oleh aktivis dakwah..... , dengan bahasa arab lagi..... (kata dia dalam hatinya:kan tidak ada orang lain yang tahu?...)

Kalau dari istri atau suami, gak masalah.... bagaimana kalau dari lawan jenis yang kita belum halal baginya...


maka kata-kata di atas bisa berubah menjadi khalwat (maaf ekstrim), bahkan mengandung sahwat, yang terkadang melalaikan hati kita...

bagaimana cara kita menjawab jika kita dapat sms tersebut?.....
cukup satu kalimat:

'tidak sepantasnya antum bilang seperti itu.....'

atau kata-kata lain yang sejenis.

mungkin berat bagi kita untuk mengatakannya....

jika kita balas dengan balasan yang serupa atau bahkan lebih, maka jadilah 2 insan yang ikut termakan oleh tipu daya..... (sama sama lemah iman mungkin ya.... )

bukankah kita harus saling meluruskan.....satu dengan yang lain.....!

mari kita bersihkan niat kita, saling mengingatkan,....
saling mencintai tidah harus dibubuhi dengan kata-kata yang bathil....

bangun ukhuwah ini dengan bersih...

segala sesuatu yang kita lakukan pasti akan berdampak kepada diri kita, dan sering/terkadang berdampak pula bagi orang lain.....entah dampak baik maupun buruk....


Read More..

Cinta atau Sayang ?

Flash back ke belakang, saat remaja SMA dan lagi seneng-senengnya kalo dibilang udah punya pacar, rasanya sering sekali kata cinta atau sayang diucapkan. Saat itu kata sayang lebih sering dipilih karena rasanya paling tepat. (Anak sekarang lebih gampang bilang cinta, lewat sms lagi).

TV belumlah sesemarak jaman sekarang, maka radiopun menjadi sarana hiburan paling meriah di dalam kamar tidur. Salah satu topik yang sempat dilontarkan oleh penyiar malam itu adalah “Apa bedanya cinta dan sayang”. Maka bersaut-sautanlah komentar dari pendengar lewat telpon mengemukakan pendapatnya. Gregetan dengan jawaban-jawaban ngambang dan tidak tegas, tanganpun gatal ikut pencet telepon. Kebeneran nyambung.


Sedikit singkat dan sederhana menerangkan beda cinta dengan sayang terletak kepada apa dan siapa cinta atau sayang itu ditujukan. Sayang bisa ditujukan ke apa atau siapa saja, sementara cinta hanya bisa ditujukan kepada sesuatu yang tidak dapat tergantikan. Tentu penyiar kurang puas dan bertanya :”Maksudnya ?”

Sayang adalah suatu perasaan senang yang mengakibatkan kita terikat dan mau berkorban kepada sesuatu yang kita merasa miliki dan / atau dimiliki, tetapi sesuatu itu dapat tergantikan. Bisa sayang kepada pacar, kepada mobil, kepada kelereng, kepada kucing, kepada istri dan seterusnya. Jadi ada bekas pacar, bekas mobil kita, bekas kelerang kita, bekas kucing kita dan bekas istri kita.

Sementara cinta adalah perasaan serupa tetapi kepada sesuatu yang tidak dapat tergantikan. Cinta kepada ALLAH Tuhan Yang Maha Esa, cinta kepada Rasulullah SAW adalah yang tertinggi, disusul cinta kepada ibu, cinta kepada anak, cinta kepada tahah air, cinta kepada ibu-nya anak-anak kita dan seterusnya.

Jadi kalau ada orang yang punya dua kewarga negaraan (menurut saya) orang tersebut tidak cinta dengan tanah airnya tetapi sekedar sayang saja. Kalau ada orang yang punya pacar, tapi belum nikah dan punya anak, tentu dia hanya bisa membukukan rasa sayang saja kepada pacarnya. Kalau pacarnya nanti menjadi istri, lalu punya anak dari pernikahannya, baru stempel cinta bisa bisa dipakai untuk merayu sang istri.

Sekedar pengalaman pribadi, setelah punya anak 3 orang dengan usia perkawinan 10 tahun, barulah saya undang kedua belah pihak keluarga untuk menyaksikan pernyataan cinta saya kepada istri. Sayangnya (waktu itu) konon istri tidak terlalu yakin bahwa memang dicintai, karena mungkin hanya kata sayang saja yang selama ini terdengar dan terlalu lama tidak mendengar kata cinta dari suami.

Kalau direnungkan, waktu anak pertama lahir seharusnya istri sudah dibisiki “Istriku, aku cinta padamu. Terima kasih cintaku, kamu sudah bersusah payah berkorban mengandung dan melahirkan anakku. Semoga ALLAH selalu mencurahkan Kasih dan Sayang Nya kepadamu. Amin”.


Read More..

Terlalu sayang sama pacar jadi salah paham deh...

Suasana hening dan tegang tercipta menjelang persidangan dimulai. Edo dan Zaki yang duduk di bangku pesakitan mulai gelisah.Begitu pula dengan tiga orang saksi yang duduk di belakang para pesakitan. Hakim yang memimpin jalannya sidang pun menghentakkan palunya sebanyak 3 kali bertanda sidang telah dibuka.



Hakim : (Melihat ke arah kedua orang yang duduk di bangku pesakitan) “Siapa yang bernama Edo?”

Edo : (Dengan perasaan takut,mengangkat kepala dan menatap kearah hakim) “Saya Buk.”

Hakim : (Menatap kearah Zaki) “Dan kamu nama Zaki?”

Zaki : (masih menundukkan kepala) “Ya Buk.”

Hakim : (Melihat berkas-berkas yang berada di depannya lalu menatap kearah Edo) “Edo, mengapa kamu pukul Zaki sampai benjol-benjol?”

Edo : (Mencoba membela diri) “Dia yang lebih dulu memukul saya Buk!”

Hakim : (Penasaran) “Pukul bagaimana? Coba ceritakan awal kejadiannya.”

Edo : (Mulai tenang, kemudian menceritakan yang menurutnya terjadi) “Begini Buk. Saya dengan dua teman saya, yaitu Dino dan Gina pergi berkunjung kerumah teman SMP saya yang bernama Mira. Setelah berada di rumah Mira, saya duduk di samping Mira. Sedangkan Dino dan Gina duduk bersebelahan….”(diam dan berpikir)

Hakim : (Tidak sabar dengan sikap Edo yang diam)“Ayo cerita terus!”

Edo : (Melanjutkan ceritanya) “Lalu tak lama kemudian Zaki datang.”

Hakim : (Memotong cerita Edo dan bertanya) “Apa perlu kamu datang kerumah Mira?”

Edo : (Mengubah posisi duduknya sedikit) “Saya ingin mengajak Mira jalan Buk.”

Hakim : (Bertanya lagi) “Lalu kenapa Zaki bisa memukul kamu? Dan apakah kamu sudah mengenal Zaki sebelumnya?”

Edo : (Menghela nafas) “Belum Buk, saya belum mengenalnya sebelumnya. Dan saya tidak tahu mengapa Zaki bisa memukul saya, karena begitu zaki datang dia langsung menarik tangan saya lalu membentak saya dan mengatakan “Siapa kamu dan ngapain kamu ada disini”. Saya yang merasa tidak senang dibegitukan lalu mendorong Zaki. Setelah itu Zaki secara tiba-tiba menghampiri saya dan memukuli saya sampai benjol-benjol Hingga Dino,Gina dan Mira turun tangan untuk memisahkan Zaki dari saya. Begitulah ceritanya Buk.”

Hakim : (Dengan raut wajah yang serius, manggut-manggut seolah mengerti. Lalu mengubah arah tatapannya kearah Zaki dan bertanya pada Zaki) “Apa benar itu Zaki?”

Zaki : (Mengangkat kepalanya,menghela nafas,sembari menjawab pertanyaan Hakim) “Benar Buk, tapi…”(diam dan berpikir mencari kata-kata yang tepat untuk membela dirinya)

Hakim : (Tidak sabar menunggu Zaki berpikir) “Tapi apa? Ayo cepat lanjutkan”

Zaki : (Meneruskan cerita) “Tapi posisi duduk Edo dan caranya duduk itu Buk yang membuat saya marah.”

Hakim : (Kembali bertanya pada Zaki) “Emangnya kenapa kamu harus marah, apa ada yang alah dengan cara duduk Edo?”

Zaki : (Agak besemangat untuk membela dirinya) “Ada Buk, Edo duduk sambil merangkul Mira.”

Hakim : (Bertanya lagi) “Memangnya Mira itu siapa kamu?

Zaki : (Mulai agak marah, karena teringat kejadian yang barusan ia ceritakan kepada Hakim) “Mira itu pacar saya Buk. Coba Buk Hakim pikir sendiri, siapa sich yang nggak marah waktu ngeliat pacarnya dirangnkul orang? Pasti semua orang itu akan berbuat sama seperti saya Buk. Saya yakin itu.”

Hakim : (Melihat kearah tempat duduk dimana para saksi duduk. Kemudian hakim memanggil salah satu saksi) “Baiklah untuk memperjelas masalah ini saya akan memanggil saksi-saksi yang melihat langsung pada saat kejadian perkelahian berlangsung untuk dimintai keterangan.(karena belum tahu mana saksi yang bernama Mira, Dino dan Gina maka hakim memanggil saksi dengan cara menunjuk saksi dan saksi yang ditunjuk hakim adalah Mira yang duduk paling kanan) Kamu yang duduk paling kanan silahkan berdiri di sana(menunjuk tempat dimana biasanya saksi menceritakan kesaksiannya), perkenalkan nama kamu dan ceritakan yang kamu ketahui pada saat kejadian perkelahian terjadi.”

Mira : (Berjalan ketempat kesaksian dan setelah sampai mulai bercerita) “Nama saya Mira,saya pada waktu itu selaku pemilik rumah. Waktu itu hari Minggu dan saya memang sudah membuat janji dengan Zaki akan pergi kerumah teman saya di Medan,tetapi tiba-tiba Edo, temen baik saya sewaktu SMP datang kerumah saya. Dan seperti yang diceritakan Zaki tadi Edo duduk sambil merangkul saya.( diam sembari menghela nafas)

Hakim : (Tidak sabar menunggu Mira) “Kenapa kamu tidak marah sewaktu edo merangkul kamu?”

Mira : (Melanjutkan cerita) “Saya tadak marah karena itu dulu sudah biasa kami lakukan sewaktu di SMP dan sewaktu Edo datang saya sangat senag karena saya sudah lama tak berjumpa dengannya semenjak lulus SMP.”

Hakim : (Berpikir sejenak tentang apa nyang akan ditanya lagi. Setelah beberapa saat barulah hakim menanyakan pertanyaan lagi kepada saksi) “ Kamu seharusnya kan tahu kalau zaki akan datang kerumah kamu terus kenapa kamu masih terus mau dirangkul oleh Edo?”

Mira : (Menelan ludah dan mencoba untuk menjawab pertanyaan dari hakim dengan tenang) “Namanya juga saya sudah lama tidak bertemu dengan Edo yang merupakan teman laki-laki yang paling akrab dengan saya sewaktu SMP jadi sewaktu saya, Edo dan kedua temannya sedang asyik bercerita saya jadi lupa tentang janji saya dengan pacar saya.

Hakim : ( Melihat kearah bangku dimana duduknya dua saksi yang lain) “Kalian yang di belakang sana harap diam karena kalian belum dimintai keterangan. Suara kalian sangat mengganggu pada saat ini,mengerti?”

Gina dan Dino : (Merasa malu dan dengan serentak menjawab hakim)” Mengerti Buk.”

Hakim : (kembali menatap Mira dan bertanya) “Setelah yang kamu ceritakan tadi apa yang terjadi selanjutnya?”

Mira : (menjawab dengan suara agak pelan) “setelah itu Zaki datang dan langsung marah,kemudian terjadilah kejadian yang tidak kami inginkan seperti yang diceritakan Edo tadi.”

Hakim : (Merasa cukup dan puas mendengarkan cerita dari Mira) “Baiklah, terima kasih atas keterangan kamu. Silahkan kembali ketempat duduk kamu. (mencatat inti dari keterangan yang diberikan oleh Mira kemudian menoleh kearah dua saksi yang lain dan memanggil saksi laki-laki untuk memberi keterangan) Saksi selanjutnya yang laki-laki silahkan maju dan berdiri di tempat kesaksian. Perkenalkan diri kamu dan berikanlah keterangan yang sebenarnya.”



( Mira kemudian berjalan kembali ketempat duduknya tadi dengan perasaan lega. Dan

Dino berjalan menuju tempat kesaksian dengan perasaan sedikit takut dan gugup)



Dino : (Setelah sampai di tempat kesaksian)”Baiklah Buk Hakim, begini ceritanya. Waktu itu hari Minggu, Buk Hakim tahu sendiri kan kalau hari Minggu tuch biasanya anak muda jalan-jalan sama pasangannya, kebetulan waktu saya ngajakin teman saya, Edo untuk jalan, dia nggak mau karena belum punya pasangan. Jadi saya suruh dia untuk nyari temen cewek biar dia punya pasangan…( menghela nafas sejenak). Selanjutnya edo mutusin untuk ngajakin temen SMPnya,trus kami bertiga, saya, Edo dan pacar saya Gina pergi kerumah Mira yang merupakan temen SMP Edo. Setelah sampai di rumah Mira, kami disambut oleh Mira dan dipersilahkan masuk kedalam rumah Mira. Trus kami didalam ya bercengkrama seperti yang dijelaskan Mira tadi, lalu waktu asyik-asyik ngobrol datang deh si zaki dan langsung marah-marah yang berujubg perkelahian. Begitulah Buk.”(menghela nafas lagi)

Hakim : (Menatap Dino sambil mencatat inti dari keterangan yang diberikan oleh Dino) “Baiklah jika memang itu saja yang kamu tahu. Saya berterima kasih atas penjelasanmu tadi. (Melihat kearah bangku saksi dan menyuruh saksi terakhir yaitu Gina untuk maju memberikan kesaksian) Kamu yang belum maju silahkan maju untuk memberikan kesaksian.”



( Dino keluar dari tempat kesdaksian dan kembali menuju ke tempat duduknya semula dengan perasaan lega, sedangkan Gina berjalan dari bangku saksi menuju tempat kesaksian dengan perasaan was-was)



Gina : (Dengan perasaan yang takut mencoba untuk memberikan keterangan walaupun dengan kata yang terputus-putus) “Be..begini Buk Hakim, saya pada hari Minggu di..diajak sama pa…pacar saya jalan…teruss pacar saya ngajakin te..temennya biar lebih seru. (sudah mulai agak tenang) Kemudian temennya itu ngajakin kami untuk jemput pasangannya biar dia gak sendirian. Lalu kami pun pergi ke rumah Mira yang pengen diajakin sama Edo biar di punya pasangan jalan. Trusss. . . .”( diam dan berpikir)

Hakim : (Merasa sudah mengetahui kelanjutan cerita yang akan diceritakan oleh Gina maka hakim menyuruh Gina berhenti bercerita. Hakin kemudian mengajukan pertanyaan kepada Gina) “Sudah….sudah cukup, saya sudah tahu kelanjutan cerita kamu. Sekarang saya ingin bertanya sama kamu, kenapa kamu, Edo dan Dino jadi lupauntuk ngajakin Mira jalan dan malah asyik bercengkrama?”

Gina : (Berpikir untuk mencari jawaban sejenak kemudian memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan Hakim) “Begini Buk Hakim, waktu itu Edo sudah mencoba ngajakin Mira, tapi Miranya nggak mau, karena dia udah ada janji katanya. Tapi Mira nggak bilang kalau dia janjinya sama pacarnya, jadi Edo mutusin untuk ngobrol-ngobrol dulu sama Mira dan kami pun ikut kata edo aja, karena saya dan pacar saya sudah suka dengan suasana rumah Mira yang sejuk.”

Hakim : (Manggut-manggut seolah mengerti,mencatat inti dari keterangan saksi dan kemudian menyuruh saksi untuk duduk) “Baiklah terima kasih atas penjelasan kamu, sekarang kamu boleh duduk.”(Beralih pandangan menuju kearah dua pesakitan di depannya)

Gina : (Dengan perasaan lega mengucapkan terima kasih kepada Buk Hakim dan kemudian berjalan kembali ke bangku saksi) “Terima kasih Buk Hakim.”

Hakim : (Melihat catatan-catatn kecilnya selama persidangan, kemudian memberikan vonis kepada para pesakitan) “Baiklah setelah saya mendengar keterangan para saksi tadi, semuanya sama dan pada akhirnya saya memutuskan hukuman yang harus ditanggung oleh kalian berdua. Tetapi tingkat hukumannya berbeda. Untuk Zaki,kamu didenda uang senilai Rp 500.000,- atau kurungan 5 hari. Dan untuk Edo, didenda Rp 300.000,- atau kurungan 3 hari.Keputusan hakim tidak dapat diganggu gugat.” (mengetokkkan palu sebanyak 3 kali bertanda sidang telah usai)



Persidangan akhirnya usai, Edo dan Zaki bersalaman usai persidangan. Mereka berdua puas dengan keputusan hakim dan mereka berjanji pada diri mereka sendiri untuk mengambil hikmah dari kejadian ini.





Read More..

Valentine Untuk Kasih Sayang

Bulan Februari yang begitu romantis tentunya akan sangat membahagiakan buat kaum Adam dan Hawa yang sedang menjalin cinta. Setidaknya, bulan ini pasti akan terasa sweet banget karena bulan ini adalah bulan khusus untuk mencurahkan segala Kasih Sayang kepada Kekasih. Ini dikarenakan Valentine Day tidak akan lama lagi akan sampai. Ini dikarenakan Valentine sudah mulai tercium aromanya dari saat ini. Nah, buat teman-teman yang lagi pacaran silahkan deh teletubbies berpelukan.

Memang buat yang lagi pacaran, gak ada waktu khusus atau jadwal tertentu untuk menunjukkan rasa kasih dan sayangnya. Karena, cinta yang menyatukan dan sayang akan menjadikan semua terasa indah. Jelas romantis tiap saat dan tetap akan menjadi satu seperti kisah Romeo dan Juliet.


Read More..

Tips/Cara Menjaga Hubungan Cinta Dengan Pacar/Kekasih Agar Tidak Putus CintaAgar Tidak Putus Cinta

Memiliki pacar yang kita sayangi dan cintai sangat menyenangkan untuk dijalani. Selama masa berpacaran pasti akan ada berbagai masalah yang datang silih berganti. Jika anda berhasil menjalani itu semua, maka kesuksesan anda adalah menikah dengan doi.

Di bawah ini adalah beberapa hal yang perlu anda lakukan agar hubungan anda tetap menyenangkan dan lancar dengan pacar tercinta sehingga dapat menikahinya :

1. Komunikasi Yang Intensif

Dengan teknologi yang sudah maju anda bisa sering menelpon dan mengirim sms ke dia dengan obrolan yang segar dan tidak membosankan. Usahakan bisa menelfon si dia setiap malam hari dengan tarif yang murah meriah sehingga anda dapat berlama-lama ngobrol dengannya berdua. Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.

Hindari menanyakan hal yang sama berulang-ulang dan dapat membuat pasangan anda bosan menjawabnya. Jika anda mempunyai sesuatu hal yang menarik dan baru, sampaikanlah. Selain malam hari, jangan ganggu si dia terlalu lama. Cukup dengan telepon sebentar dan beberapa sms segar. Jangan paksakan melakukan komunikasi jika keadaan sedang tidak memungkinkan.

2. Beri Perhatian Lebih

Perlakukan si dia berbeda dan lebih baik dari orang lain. Ketika dia ulang tahun atau event-event tertentu ucapkan selamat dan juga bisa anda beri hadiah. Buatlah seolah-olah dia seorang yang spesial dan anda tidak mau kehilangan dirinya. Jika doi ada masalah, bantulah minimal dengan mendengarkan curhat serta membantu dengan memberi solusi.

3. Ungkapan Cinta Yang Tulus Dan Wajar

Jangan memberi ungkapan gombal yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Ungkapkan cinta anda secukupnya secara wajar tidak dibuat-buat alias maksa. Buat varasi ungkapan cinta anda dengan berbagai metode dan cara agar tidak monoton.

4. Pelajari Sifat Dan Perilaku

Amati dan pelajari apa-apa yang ia sukai dan apa-apa yang tidak disukainya. Jika anda sudah tahu, jangan lakukan hal-hal yang tidak ia sukai dan lakukanlah apa yang ia sukai selama tidak melanggar aturan hukum, norma dan agama serta tidak membebani anda. Hindari hubungan seks di luar nikah untuk menghindari masalah pelik yang dapat muncul. Tolak dengan baik ajakan-ajakan yang berbahaya, karena belum tentu ia akan menikah dengan anda.

5. Jangan Pelit Dan Matre

Ketika sedang pergi berdua jika memungkinkan tanggunglah biaya-biaya pacaran berdua seperti makan, nonton, belanja, jajan, transport, dsb. Jangan maunya dibayari saja tanpa mau mengorbankan sedikitpun uang anda untuk orang yang anda sayangi. Tetapi jika salah satu ada yang sudah bekerja dan yang satunya tidak bekerja, dibayari adalah sesuatu yang wajar.

6. Perjelas Hubungan Ke Depan

Komitmen menikah merupakan sesuatu yang penting dan perlu disepakati yang menunjukkan bahwa anda dan pasangan saling mencintai. Komitmen tersebut bisa diungkapkan di awal maupun setelah lama berhubungan. Semakin jelas hubungan anda dengan dirinya, maka semakin kuat ikatan batin anda dengan si dia. Terlebih lagi jika keluarga kedua belah pihak telah mengetahui serta merestuinya. Berdoalah kepada Tuhan agar anda kelak bahagia bersama pasangan anda.

7. Hubungan Keluarga Yang Baik

Jaga hubungan baik dengan anggota keluarga si dia jangan sampai menimbulkan masalah dan citra yang negatif. Jika ada masalah segera selesaikan secara kekeluargaan bersama pasangan anda. Pernikahan tidak hanya penyatuan seorang laki-laki dengan perempuan, tetapi juga menikahkan kedua keluarga.

8. Jujur Dan Menjadi Diri Sendiri

Jadilah sebagai diri sendiri dan tidak meniru adegan sinetron, novel, film, dan sebagainya. Tanpa berpura-pura menjadi seseorang yang sempurna, kita akan merasa bebas lepas tanpa beban dalam menjalani hubungan cinta anda.

Usahakan tidak membohongi kekasih anda dan katakan apa adanya sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Sekali berbohong maka anda harus membuat kebohongan lainnya untuk menutupinya. Jika telah menikah nanti akan lebih indah jika saling jujur tanpa ada dusta diantara anda dengan dia.

9. Menjaga Emosi

Jangan membalas emosi dengan emosi. Gunakan kesabaran yang tinggi untuk meredam amarah si dia. Ungkapkan anda tidak suka jika dia marah membabi-buta. Jika si dia melakukan kesalahan atau kebohongan pun jangan sampai emosi anda meledak-ledak. Tetap tenang dan gunakan akal sehat dalam menjalani suatu masalah. Berbicaralah baik-baik dan lembut namun tegas dalam menyikapi sesuatu karena emosi terkadang sifatnya hanya sementara. Emosi yang saling beradu sangat berbahaya dalam menjaga hubungan agar tidak putus cinta.

10. Selesaikan Masalah Yang Ada Secepatnya

Jangan menunda-nunda untuk mencari pemecahan dari masalah yang timbul. Jika keadaan dibuat mengambang terlalu lama maka bisa jadi si dia akan berpaling dari anda dan menjalin cinta yang lain. Sedapat mungkin hubungan yang terjalin dapat kembali mesra seperti sedia kala setelah masalah terselesaikan.

11. Selalu Setia

Hal yang sangat penting adalah menjaga kepercayaan si doi. Jika anda ketahuan pacaran lagi dengan orang lain maka hancurlah hati si dia jika mengetahuinya. Jangan pernah menduakan cinta anda, karena itu sangat membahayakan hubungan anda dengan pacar anda.

12. Seimbang / Tidak Ada Dominasi

Jangan sampai hubungan yang berjalan menjadi kurang nyaman karena yang satu dianggap atau menganggap dirinya lebih dewasa, lebih pintar, lebih kaya, dan sebagainya. Buatlah diri anda dengan dirinya seimbang satu sama lain tanpa perbedaan. Keadaan yang seimbang antara pria dan wanita seperti teman akan sangat menyenangkan daripada yang satu harus selalu menuruti kemauan salah satu pihak terus menerus seperti pembantu.

13. Lakukan Hal-Hal Yang Menyenangkan

Sesuatu yang membuat anda berdua senang tidaklah harus yang berharga mahal. Mungkin dengan belanja bersama ke pusat perbelanjaan, jalan-jalan naik motor berdua atau duduk berdua di bangku taman yang gratis dapat menyenangkan kedua belah pihak. Nikmatilah masa-masa pacaran anda yang indah agar tidak menyesal nantinya ketika menikah.

- Semoga kisah cinta anda berdoa dengan pacar selalu lancar aman terkendali hingga jenjang pernikahan yang suci dan sakral.

----

Tambahan :
Jika anda tidak mencintai pacar anda atau justru membencinya maka bicaralah baik-baik untuk mencari jalan keluar atau solusi terbaik mengenai hubungan anda. Jika hubungan cinta anda tersebut hanya membuat anda menderita, maka jangan buang waktu anda dan segera cari orang yang benar-benar anda cintai setulus hati dan orang itu juga mencintai anda.



Read More..

Perbincangan dengan kekasih hati ...

Bintang duduk dan menuliskan curahan hatinya kepada seseorang yang jauh di sana, yang ia sendiri tak pasti ada di mana, apakah juga sedang mengenangnya.
sayangku,
aku diberitahu tentang sebuah masjid yang tiang-tiangnya dari pepohonan di hutan, fondasinya batu karang dan pualam pilihan, atapnya menjulang tempat tersangkutnya awan, dan kubahnya tembus pandang, berkilauan digosok topan kutub utara dan selatan. Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan dihiasi dengan ukiran kaligrafi Quran, dengan warna platina dan keemasan bentuk daun-daunan sangat teratur serta sarang lebah demikian geometriknya ranting dan tunas jalin berjalin bergaris-garis gambar putaran angin. Aku rindu dan mengembara mencarinya.
Aku diberitahu tentang masjid yang menara-menaranya menyentuh lapisan ozon dan menyeru adzan tak habis-habisnya membuat lingkaran mengikat pinggang dunia, kemudian nadanya yang lepas-lepas disulam malaikat jadi renda-renda benang-benang emas yang memperindah ratusan juta sajadah di setiap rumah tempatnya singgah. Aku rindu dan mengembara mencarinya.
Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang letaknya di mana bila waktu adzan dhuhur engkau masuk ke dalamnya engkau berjalan sampai waktu ashar, tak kau capai saf pertama sehingga bila engkau tak mau kehilangan waktu bershalatlah di mana saja di lantai masjid ini, yang besar luar biasa. Aku rindu dan mengembara mencarinya.
Aku diberitahu tentang ruangan di sisi mihrabnya yaitu sebuah perpustakaan tak terkata besarnya dan orang-orang dengan tenang membaca di dalamnya di bawah gantungan lampu-lampu kristal terbuat dari berlian yang menyimpan cahaya matahari, kau lihat bermilyar huruf dan kata masuk beraturan ke susunan syaraf pusat manusia dan jadi ilmu berguna di sebuah pustaka yang bukunya berjuta-juta terletak di sebelah menyebelah masjid kita. Aku rindu dan mengembara mencarinya.
Aku diberitahu tentang masjid yang beranda dan ruang dalamnya tempat orang-orang bersila bersama dan bermusyawarah tentang dunia dengan hati terbuka dan pendapat bisa berlainan namun tanpa pertikaian dan kalaupun ada pertikaian bisalah diuraikan dalam simpul persaudaraan sejati dalam hangat sajadah yang itu juga terbentang di sebuah masjid yang sama. Tumpas aku dalam rindu. Mengembara mencarinya. Di manakah dia gerangan letaknya?
Pada suatu hari aku mengikuti matahari ketika di puncak tergelincir sempat lewat seperempat kwadran turun ke barat dan terdengar merdunya adzan di pegunungan dan akupun melayangkan pandangan mencari masjid ke kiri dan ke kanan ketika seorang tak kukenal membawa sebuah gulungan.
Dia berkata, “Inilah dia masjid yang dalam pencarian.” Dia menunjuk tanah ladang itu dan di atas lahan pertanian dia bentangkan secarik tikar pandan. Kemudian dituntunnya aku ke sebuah pancuran, airnya bening dan dingin mengalir beraturan. Tanpa kata dia berwudhu duluan. Akupun dibawa air itu menampungkan tangan, ketika kuusap mukaku, kali ketiga secara perlahan, hangat air yang terasa, bukan dingin kiranya. Demikianlah air pancuran bercampur dengan air mataku yang bercucuran.
sayang … inilah pelabuhanku berikutnya, sebuah tempat yang kembali ingin aku tanami jagung kita. Suasananya tak seperti ladang gersang, tempat awal perkenalan kita dahulu, tapi ini lebih gersang dalam jiwa, batin dan raga manusianya. Aku ingin kembali membangun spirit hidup untuk maju dan membangun diri mereka. Awal dari segalanya menurutku berasal dari diri pribadi. Bila tak ada pengendalian diri dan semangat untuk maju, maka Tanah Air kita tak akan bisa bangun kembali. sayang, untuk alasan itulah aku masih ada di kota ini.
Terpikir sepanjang malam, hanya berteman dengkuran lembut. Berpikir dan terus berpikir. Tengoklah ke ujung sana, tak kan kubiarkan kau terpuruk dalam kegelapan yang tak berujung. Kucoba menarik langkah untuk memastikan agar kita seirama. Akankah kita seirama, saat mencoba semua itu? Sayangku, padamu kutawarkan sebentuk hati. Hati terbaik yang pernah dipunyai seorang sepertiku. Sayang, padamu kuberikan sebingkai jiwa. Jiwa manusia yang menghargai manusia yang lain. Tapi tak kupunya sesuatu yang dapat kuberikan yang dapat kupersembahkan sebagai seorang kekasih hati, pinangan dalam cinta kasihku.
Jawaban yang telah terbina, tetap tersimpan dalam hati, namun permintaanku tidaklah banyak. Ketika mata telah beradu. Ketika tangan telah terpaut. Ketika telinga telah tersentuh alunan kata-kata. Saat itulah kita akan melihat suatu jalan terbentang di depan. Sayang, saat itulah di mana titian telah ditakdirkan untuk dijalani. Saat itu pula jawaban yang terbina akan tertancap ke dalam seluruh jiwa raga. Kubiarkan diriku tenggelam dalam kesunyian pagi. Sampai menunggu mentari tersenyum padaku. Merenung, terpekur.
Sejalan ku tetap menganggapmu seorang kekasih. Pada jalan itu juga kuberikan sebungkah hati suci dari seorang manusia. Aku tak akan peduli dengan di seberang sana. Aku akan tetap berdiri tegar dengan menggenggam hatiku. Terbius dalam kisah kasih platonis yang tak terungkapkan. Sejauh apa kita akan berjalan. Sebanyak apa peluh kan menetes. Risalah hatiku kurasakan tidak berguna, gundah gulana. Ku kan jalani sebagai mana langkahku meminta sampai pada akhirnya tiba. Ku biarkan kau berlalu mencari sesuatu yang bisa kau dapatkan.
Ajari aku bertahan, sayang.

ini adalah penggalan novel yang kutulis pada tahun 2001
senyatanya ini perbincangan dengan Allah.
ya aku hanya sering mendengar betapa hebat kuasanya ... hingga aku harus mencarinya .. ya menemukannya ... dalam diriku sendiri, di sekitarku, di tanah airku, di masyarakatku ... ya di semua hela nafas alam ini ... Allah hadir dan kurasakan penuh ...

sepenuh damai dari hati
tata


Read More..

CARI DUIT

KlikTukar(Dot)com - Melayani Jual Beli E-Currency
KATA-KATA BIJAK © 2008 Por *INFORMASI TENTANG SPEEDY